Batman Begins - Diagonal Resize 2

Senin, 15 Agustus 2016

Konfigurasi NAT Overload ( PAT ) Cisco

Konfigurasi NAT Overload ( PAT ) di Cisco

Oke langsung aja kita praktikkan :

Ini Rancangan topologi nya .


Keterangan :
            Router_Local = fa0/0 ( IP Address 202.134.16.10 )
                                       Se1/0 ( IP Address 192.168.1.1 )
            Router_ISP   = Se1/0 ( IP Address 192.168.1.5 )
            Edy PC = Random IP (DHCP)
            Admin PC  = Random IP (DHCP)
Oke langsung saja kita konfigurasikan.
1.       Klik ganda pada Router_Lokal , kemudian klik tab CLI  . Masukkan IP address untuk client (EDY PC dan Admin PC). Dengan cara Berikut ini .

Router_Lokal>en
Router_Lokal#configure terminal
Router_Lokal#interface fastethernet 0/0
Router_Lokal#no shutdown
Router_Lokal#ip address 202.134.16.10 255.255.255.0
Router_Lokal#exit

Perhatikan Gambar Berikut ini :
 

Penjelasan :
v  en : Digunakan untuk mengaktifkan router.
v  Configure terminal : mode untuk menjalankan perintah pada router.
v  No shutdown : Digunakan untuk menyalakan port pada router ( ini sangat penting )
v  IP Address : Perintah untuk input IP address yang berasal dari IP Gateway Client .
v  Exit : Mode keluar dari fastethernet 0/0.

2.       Kemudian anda bisa memberikkan IP Address secara static maupun secara Dynamic , kalau secara dynamic pemberian nya secara otomatis dari routernya. Nah , Disini saya memberikkan IP Address secara Dynamic , perhatikan langkah berikut ini .

Router_Lokal>en
Router_Lokal#configure terminal
Router_Lokal#ip dhcp pool cisco
Router_Lokal#network 202.134.16.0 255.255.255.0
Router_Lokal#default-router 202.134.16.10
Router_Lokal#exit

Perhatikan Gambar Berikut ini :

Penjelasan :
v  Ip dhcp pool cisco : Untuk mengaktifkan dhcp dengan nama cisco.
v  Network  : Merupakan IP Network dari 202.
v  Default-Router : Untuk IP gateway client ini harus sama dengan IP router tadi.
v  Ex : merupakan singkatan dari exit yang artinya keluar dari mode dhcp.

3.       Setelah itu Berikkan IP Address juga pada interface serial yang menuju ke Router_isp
Dengan IP 192.168.1.1 . Dengan perintah ini :

Router_Lokal>en
Router_Lokal#configure terminal
Router_Lokal#interface serial 1/0
Router_Lokal#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router_Lokal#no shutdown
Router_Lokal#clock rate 1200
Router_Lokal#exit

Perhatikan Gambar Berikut ini :


4.       Begitu pula sama halnya denga router_isp , berikkan IP Address dengan kelas IP yang sama pada interface serial 1/0. Dengan peintah berikut ini .

Router_ISP>en
Router_ ISP #configure terminal
Router_ ISP #interface serial 1/0
Router_ ISP #ip address 192.168.1.5 255.255.255.0
Router_ ISP #no shutdown
Router_ ISP #clock rate 1200
Router_ ISP #exit




5.       Kemudian test DHCP yang diberikkan oleh Router_lokal tadi dengan cara klik Edy PC , klik tab dekstop kemudian pilih DHCP . Jika Berhasil maka akan muncul DHCP request sucesfull dan ada IP address juga.
Perhatikan Gambar Berikut :
6.       Sama halnya dengan Admin PC .
Perhatikan Gambar Berikut :
 
MembuatT NAT Pool
7.       Sekarang masuk pada pembuatan NAT , Disini saya memberikkan nama pada NAT dengan nama LAN-CISCO tapi terserah anda ingin diberi nama apa saja . Dengan Kode sebagai berikut :

Router_Lokal>en
Router_Lokal#configure terminal
Router_Lokal(config)#ip nat pool LAN-CISCO 192.168.1.1 192.168.1.5

Perhatikan Gambar Berikut :


Penjelasan :
v  Ip nat pool LAN-CISCO : Untuk mengaktifkan nat dengan memberikkan identitas sebagai LAN-
CISCO

Perizinan User pada NAT
8.       Jika sudah membuat NAT , anda bisa memberikan izin pada user tertentu saja dalam mengakakses NAT ini .Dengan Perintah sebagai berikut ini .

Penjelasan :
Access-list : Untuk memblok user pada router.


9    Jalankan Nat pada user dengan mengaktifkan NAT yang telah dibuat tadi.
Dengan Perintah ini :

Penjelasan :
v  Source list 4 : Merupakan Access list yang dibuat tadi dan nama LAN-CISCO.

 
10.   Nah sekarang kita aktifkan NAT pada masing – masing interface . Dengan perintah berikut ini :

Router_Lokal>en
Router_Lokal#configure terminal
Router_Lokal(config)#interface fastethernet 0/0
Router_Lokal(config-if)#ip nat inside  
Router_Lokal(config-if)#ip address 202.134.16.10 255.255.255.0  
Router_Lokal(config)#interface Serial 1/0
Router_Lokal(config-if)#ip nat outside
Router_Lokal(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0  
Router_Lokal(config-if)#exit


Perhatikan Gambar Berikut ini :
 


Pengujian NAT pada Client

11.   Kemudian Test Ping ke router_ISP ( ping 192.168.1.5 ) . Perhatikan Gambar Berikut ini :
 
12.   Jika sudah bisa di ping maka NAT sudah bisa berjalan . Dengan Perintah Sebagai Berikut ini :
Router_Lokal>en
Router_Lokal#sh ip nat translations

Jika sudah bisa terhubung maka NAT sudah bisa berjalan dengan baik . Selamat mencoba J
Nah , Bagi anda yang belum berhasil alias gagal anda bisa melihat video ini ya.. J




Related Posts:

0 komentar:

Posting Komentar